Introvert Dan Ekstrovert Artinya


Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/u1802861/public_html/hargaria.net/wp-content/themes/wpberita/template-parts/content-single.php on line 98

Introvert Dan Ekstrovert

365327_29-3-2021_13-34-24

 

 

Introvert dan ekstrovert adalah dua tipe kepribadian yang seringkali menjadi topik pembicaraan di dunia psikologi.

Kedua tipe ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam cara mereka mengambil energi, berinteraksi dengan lingkungan sekitar, dan mengatasi situasi sosial.

Secara umum, seseorang yang memiliki kepribadian introvert cenderung lebih suka memperoleh energi dari waktu sendiri dan kurang terbuka dalam interaksi sosial, sedangkan orang yang memiliki kepribadian ekstrovert cenderung lebih suka berinteraksi dengan orang lain dan memperoleh energi dari kegiatan sosial.

Meskipun tidak ada tipe kepribadian yang lebih baik dari yang lain, memahami perbedaan antara introvert dan ekstrovert dapat membantu kita memahami diri sendiri dan orang lain dengan lebih baik.

 

Perbedaan Introvert Dan Ekstrovert

 

5-buku-motivasi-terbaik-tahun-2021-menurut-ahli-kesehatan-jiwa-foto-pexelcomalexavier-rylee-cimafranca

Introvert

Seseorang yang mempunyai kepribadian introvert cenderung lebih menyukai ketenangan, suka menyendiri, dan lebih memilih untuk menghindari interaksi akan hal-hal baru.

Kepribadian ini lebih mengarah kepada kelompok yang minoritas dikarenakan mereka lebih memilih untuk diam dan tidak melakukan hal-hal yang membuat mereka nantinya akan menjadi terganggu.

      Ciri-ciri kepribadian introvert, yaitu:

              • Pendiam

              Suka menyendiri Memperhatikan lingkungan sekitar dengan saksama

               Tidak suka tempat yang ramai

 

Ekstrovert

Kepribadian extrovert merupakan kebalikan dari introvert. Extrovert merupakan sifat atau perilaku seseorang yang sangat menyukai lingkungan yang interaktif, menyukai aktivitas sosial, senang bergaul, dan menyukai hal-hal baru. Mereka yang memiliki kepribadian ini cenderung menyukai hal-hal yang bersifat berkelompok di mana mereka dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan banyak orang dan tidak suka sendirian.

      Ciri-ciri kepribadian extrovert, yaitu: 

Mudah bergaul

Percaya diri Menyukai tempat yang ramai

Aktif dan suka bertemu dengan banyak orang

 

Yuk kita kenali tentang Introvert dulu!

ss00bwhpvrjhdurvcx4w

Introvert adalah sebuah tipe kepribadian yang sering disalahartikan sebagai pemalu. Padahal, introvert dan pemalu tidaklah sama.

Orang yang pemalu cenderung merasa khawatir dan tidak nyaman ketika berada dalam situasi sosial tertentu, khususnya bila harus berinteraksi dengan orang yang tidak dikenalnya.

Para ahli menggolongkan sikap pemalu sebagai salah satu bagian dari gangguan mental. Gangguan ini termasuk ke dalam gangguan kecemasan sosial meski masih tergolong ringan.

Sementara itu, orang introvert lebih suka menyendiri untuk mengumpulkan energinya. Namun, mereka sebenarnya tidak ada masalah bila harus berada dalam situasi sosial.

Introvert adalah tipe kepribadian yang bertolak belakang dengan ekstrovert. Sebenarnya setiap orang memiliki unsur introvert dan ekstrovert pada diri masing-masing.

Akan tetapi, ada yang lebih didominasi oleh kepribadian introvert dan ada yang lebih didominasi dengan karakteristrik ekstrovert.

Mengetahui apakah diri Anda termasuk introvert maupun ekstrovert bisa dibilang cukup penting.

Selain lebih bisa mengenal diri sendiri, hal ini juga membantu Anda dalam memperoleh dan memusatkan energi dengan cara yang tepat dan efektif.

 

Ciri-ciri introvert

030422400_1604152012-Tak-Diduga_-Ini-Manfaat-Sehat-Menjadi-Seorang-Introvert-shutterstock_1152514088

1. Energi terkuras saat menghabiskan waktu dengan banyak orang

Orang introvert tidak memiliki masalah bila harus berinteraksi dalam situasi sosial. Hanya saja, energinya mungkin terkuras bila berinteraksi dengan banyak orang dalam satu waktu.

Hal ini tentu berbeda dengan orang ekstrovert yang justru mendapatkan energi ketika bertemu dengan banyak orang.

Oleh sebab itu, mereka akan menghabiskan waktu sendiri setelah bertemu dengan banyak orang untuk mengembalikan energinya tersebut.

2. Lebih senang menghabiskan waktu sendiri

Kebahagiaan orang introvert lebih sering diperoleh ketika menghabiskan waktu sendiri. Bahkan, tidak jarang orang lain mengira Anda sebagai orang yang antisosial dan tidak menyenangkan.

Melakukan yang disukai seorang diri merupakan momen yang paling menyenangkan. Hal ini juga dapat membantu “mengisi ulang” energi positif dalam diri Anda.

Akan tetapi, bukan berarti orang dengan kepribadian introvert akan menyendiri seharian penuh. Anda juga senang menghabiskan waktu untuk berinteraksi dengan orang terdekat, seperti teman dan keluarga.

3. Teman sedikit, tetapi berkualitas

Karakteristik introvert yang sering banyak orang salah artikan yakni tidak suka bergaul dan tidak punya teman dekat. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

Meski jumlah teman Anda tidak sebanyak orang lain, misalnya satu atau dua orang saja, pertemanan yang dimiliki cenderung sangat berkualitas.

Pasalnya, orang dengan kepribadian ini akan menjaga dan merawat pertemanannya dengan baik.

4. Lebih mudah terdistraksi

Salah satu ciri-ciri orang yang introvert ialah mudah terdistraksi. Jadi, tak heran bila Anda sering kali kewalahan bila harus berada dalam keramaian atau bertemu dengan banyak orang.

Hal ini membuat orang-orang dengan introvert personality kesulitan fokus dan berkonsentrasi saat harus melakukan sesuatu.

Jika merasa harus fokus, mereka lebih senang bila berada di tempat yang sepi dan tenang tanpa gangguan.

5. Lebih sadar akan dirinya sendiri

Orang introvert sering menyelami pikiran dan perasaannya. Hal ini membuat mereka bisa lebih banyak belajar mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan dirinya.

Mereka senang bila bisa mencoba berbagai hobi dan mengetahui mana yang lebih disukainya. Selain itu, mereka juga senang memikirkan hidup yang sedang dan akan dijalani.

Ada pula yang senang membaca buku-buku ataupun menonton film yang berkaitan dan terasa dekat untuk refleksi diri.

6. Belajar dengan cara observasi

Apabila orang ekstrovert lebih suka belajar sambil praktik langsung, Anda yang memiliki kepribadian sebaliknya lebih suka melakukan observasi terlebih dahulu.

Oleh sebab itu, Anda cenderung mempelajari segala hal dulu sebelum mempraktikkannya secara langsung.

Bahkan, Anda mungkin perlu melihat orang lain melakukan sesuatu dulu sampai berulang kali sampai merasa yakin dapat meniru atau melakukannya sendiri.

 

Kepribadian Introvert

girl-3704998-1280-fc6842407e3a2cc91a448408c01a7da2

 

sekitar sepertiga hingga setengah dari semua orang di Amerika Serikat adalah introvert. Meskipun setiap orang introvert terlihat berbeda, namun mereka memiliki pola perilaku yang sama, berikut adalah ciri-cirinya secara umum:

Perlu ketenangan untuk berkonsentrasi

Meluangkan waktu untuk membuat keputusan

Merasa nyaman sendirian

Lebih suka menulis daripada berbicara

Merasa lelah setelah berada di keramaian

Punya sedikit teman, tetapi sangat dekat, akrab dan intim

Menggunakan imajinasi untuk menyelesaikan masalah.

Tipe-tipe introvert

mengenal-tipe-kepribadian-introvert-mulai-dari-jenis-hingga-ciri-cirinya-1661863998

Tidak ada yang salah atau buruk menjadi seorang introvert. Kehadiran orang introvert lumrah adanya. Dalam suatu kelompok, sangat memungkinkan adanya orang introvert, extrovert, atau gabungan keduanya yakni ambivert.

1. Introvert sosial

Tipe introvert sosial merupakan tipe introvert klasik. Mereka menyukai sosialisasi dalam kelompok kecil dengan suasana tenang dan jauh dari keramaian.

2. Introvert pemikir

Tipe introvert pemikir banyak menyalurkan energi dan rencana secara mendalam. Biasanya orang introvert tipe ini cenderung memiliki imajinasi kreatif.

3. Introvert gelisah

Introvert gelisah adalah tipe introvert yang akan sangat canggung dan malu saat berada dalam suatu kelompok sosial yang dirasa asing baginya.

4. Introvert terkendali

Introvert jenis ini akan berpikir matang sebelum bertindak dan mengambil keputusan. Orang dengan tipe introvert jenis ini cenderung membutuhkan waktu lebih lama dalam mengambil tindakan.

Meski demikian, faktor situasi jugalah menentukan sifat mana lebih menonjol. Misalnya menunjukkan sifat intorvert sehingga orang melihatnya sebagai ciri-ciri orang introvert.

Kelebihan dan kekurangan orang introvert

sertifikasi-business-analyst

Kepribadian introvert sering kali menjadi topik pembicaraan yang hangat. Orang ini akan dikenal sebagai sosok yang pemalu dan tertutup, baik dalam hubungan atau kehidupan sosial.

Akan tetapi, pada dasarnya ada beberapa kelebihan dan kekurangan bagi Anda yang memiliki kepribadian ini. Berikut di antaranya.

 

Kelebihan introvert

  • Perhatian. Orang dengan kepribadian ini akan sangat menyadari dirinya sendiri dan merupakan seorang pendengar yang baik. Hal ini bisa menghasilkan hubungan jangka panjang yang baik dan berkualitas.
  • Keterampilan observasi kuat. Orang ini cenderung menghabiskan banyak waktu untuk mengamati sehingga bisa memahami orang lain dengan lebih baik.
  • Kurang impulsif. Mereka cenderung berpikir sebelum berbicara agar tidak keceplosan mengatakan sesuatu yang menyakitkan atau buruk kepada orang lain.

Kekurangan introvert

  • Canggung dalam lingkungan sosial. Orang introvert mungkin merasa lebih canggung saat berinteraksi dengan orang yang lebih banyak.
  • Orang lain salah menilai. Tipe kepribadian ini sering dikira sebagai orang yang tidak ramah, cuek, pemalu, atau sombong. Tak jarang, orang lain berusaha memperbaiki diri Anda.
  • Sulit mengelola emosi. Anda cenderung memendam perasaan negatif. Ini membuat seorang introvert lebih sering memikirkan emosi yang tidak diinginkan, yang bisa mengarah pada masalah stres hingga depresi.

 

Yuk kita lanjut kenali apa itu ekstrovert!

istock-1278577014jpg-20210924015202

Ekstrovert adalah kepribadian yang lebih cenderung menikmati ruang bebas yang aktif dengan cara bergaul dan suka berbicara dengan orang sekitarnya.

Karena itu sifat ekstrovert lebih membuka diri dan aktif dalam situasi sosial.

Pada dasarnya, kepribadian ekstrovert dan introvert merujuk pada cara seseorang mendapatkan energi.

Ekstrovert adalah kepribadian yang mendapatkan energi melalui banyak orang dan interaksi dengan dunia luar.

Hal itulah yang membuat mereka cenderung mudah bergaul, banyak berbicara, antusias, dan ramah.

Orang dengan tipe kepribadian ini juga senang mencari pengalaman baru, yang memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan orang lain sebanyak mungkin.

Sebaliknya, mereka akan merasa sangat bosan atau bahkan cemas ketika menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian.

Berbeda dengan introvert yang sering kali digambarkan sebagai orang pendiam. Alih-alih berkumpul dengan banyak orang, mereka membutuhkan waktu menyendiri untuk mengisi kembali energinya.

Singkatnya, ekstrovert artinya kepribadian yang mendapatkan energi dari berinteraksi dengan orang lain, sedangkan introvert mendapatkan energi dengan menghabiskan waktu sendirian.

 

Ciri-ciri Ekstrovert

add46d8f06887689ba7a97d18700787c_600x400

Banyak hal yang disukai seorang ekstrovert, karena ia sangat berperan aktif di lingkungan masyarakat dengan luwes dan lebih percaya diri dibandingkan introvert. Selain itu, masih banyak lagi ciri-ciri bahwa kamu seorang mungkin ekstrovert yaitu:

 

  • Suka Keramaian & Banyak Teman

Saat bertemu dengan orang-orang, ekstrovert sangat antusias dan berbicara dengan santai tanpa memikirkan dahulu apa yang akan menjadi topik pembicaraan (terkadang basa-basi). Berbanding terbalik dengan introvert yang lebih senang saat ia sendiri dan mengurangi pembicaraan yang tidak begitu penting menurutnya.

  • Suka Berbicara 

Mengobrol adalah kewajiban seorang ekstrovert, tidak akan pernah habis ide obrolan menyenangkan dengannya. Terkadang rasa penasarannya melewati rasa percaya diri diselingi humor. Seringnya kebanyakan ekstrovert mempunyai kesan humoris , pandai bergaul, cepat adaptasi menyesuaikan diri dilingkungan baru

  • Ramah & Optimis

Selalu ramah kepada siapapun salah satu kelebihan ekstrovert, merasa sangat senang hatinya jika ada yang menemani. Maka dari itu pikiran terbuka yang sering mengawali keramahan kepada orang yang baru dikenal, dan terkadang teman baru tersebut bisa saja menjadi teman yang berkualitas .  Pemikirannya dan pembicaraannya yang selalu optimis untuk meyakinkan diri dan lainnya dalam melihat suatu perkara, meskipun tidak tahu alur kedepannya seperti apa, optimis selalu mengiri sebagian ekstrovert ini.

  • Aktif Mengikuti Kegiatan 

Tidak aneh rasanya jika ekstrovert mengikuti kegiatan sosial, karena memang kehidupan yang ia rasa mendukung adalah dalam hidup keramaian. Selain itu ekstrovert merasa senang jika menjadi pusat perhatian. Tak heran public figure kebanyakan memiliki kepribadian ekstrovert, meskipun tidak semuanya.

  • Cenderung Cepat Mengambil Keputusan 

Sangat jelas ekstrovert lebih banyak berbicara, terkadang saat mengambil keputusan pun ia asal jawab sebelum dipikirkan jawaban yang terbaik. Dan ia tidak takut untuk mengambil resiko yang ia pilih, karena resiko adalah sebagai tantangan yang harus dihadapi di situasi apapun.

  • Percaya Diri

Sangat mudah untuk bisa percaya diri, karena ekstrovert lebih sering berkecimpung di dunia sosial yang penuh dengan keramaian dan perhatian, jarang sekali merasa cemas saat dimanapun berada. Kelebihan ini akan mudahnya saling membuka koneksi baru sesama apa yang ia rasa saling terkoneksi dan membukanya peluang ide dengan adanya kolaborasi.

•  Mudah terbuka dengan orang lain

Seorang ekstrovert juga dianggap sangat terbuka dan senang membagikan pemikiran serta perasaannya dengan orang lain. Karena sikapnya yang hangat, mereka cenderung lebih mudah didekati. Sebenarnya, tidak banyak orang yang sepenuhnya memiliki ciri-ciri kepribadian ekstrovert di atas. Kebanyakan orang justru berada di tengah-tengahnya. Selain itu, kepribadian seseorang juga bisa mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

 

Hal Apa Yang Berpengaruh Pada Ekstrovert?

ilustrasi-5-zodiak-ini-sangat-se-20220613103753

Sebagai kepribadian ekstrovert, ia sering tertarik pada aktivitas aktif seperti olahraga , waktu luang, dan faktor fisik yang menarik orang lain (ketenaran).

Ekstrovert sering dikaitkan dengan keterampilan komunikasi, ambisi, keinginan, dan banyak bicara, yang sangat berperan aktif pada dirinya. Di sisi lain, orang dengan kepribadian ekstrovert  mempunyai kekurangan dalam hal menimbang keputusan.

 

Kelebihan dan kekurangan ekstrovert

umum, ini kebiasaan orang introvert yang harus dipahami

Kelebihan Ekstrovert

 

  • Berpikiran Terbuka: Ekstrovert sangat terbuka untuk saling bertukar pendapat tentang apapun, makanya ia tak pernah kehabisan topik karena setiap pendapat selalu menjadi pertanyaan yang berkembang menjadi lebih baik dan menerima kritik dan saran dari semua orang. Dan keterbukaan ini menjadikan dirinya seorang yang penuh keramahan meskipun hanya pertama kali bertemu.
  • Memandang Orang lain Menjadi Sumber Inspirasi: Karena sangat senang berbicara dengan sekitar, terkadang orang yang tak kenal saat berada disuatu tempat pun ia ajak bicara, tanpa sadar mungkin waktu berjalan seperti 5 menit padahal sudah berbicara 1 jam. Dan rasa penasaran yang tinggi, hingga tak menyadari berbicara hingga ke berbagai topik pembahasan lainnya, dan terkadang pemikiran ekstrovert menjadikan orang-orang tersebut sebagai pembawa inspirasi.
  • Menghibur Orang Lain: Mendadak menjadi seorang yang menghibur ketika kehabisan topik adalah bukan hal yang sulit untuk ekstrovert. Karena ia sangat sering berkumpul dengan orang-orang yang mungkin mempunyai selera humor yang sama, terkadang ekstrovert sangat kreatif untuk mengembangkan “jokes” menjadi orang lain terhibur.
  • Memperluas Pertemanan: Karena menurut ekstrovert terlalu banyak menyendiri akan merasa dirinya tertekan dan tidak nyaman, salah satu jalan keluarnya adalah berinteraksi dengan orang-orang akan membuatnya lebih merasa lega, meskipun ia berbicara dengan orang yang tidak dikenal.

Dan lebih merasa mendapatkan energi ketika saat berkumpul dengan orang-orang. Karena “charge” seorang ekstrovert itu saat berkumpul, berbanding terbalik dengan introvert “charge diri” yang lebih nyaman  berada dalam kesendirian.

 

Kekurangan ekstrover

 

  • Sulit Menjaga Ucapan: Apapun yang ada dipikiran seorang ekstrovert yaitu akan terus berbicara jika ia belum puas mengatakan kejujuran yang nyata, maupun tentang kebaikan atau keburukan. Hanya saja, memang agak sulit ia saring perkataan tersebut, yang sering bahwa ia tak sadar apa yang diucapkan menjadi sebuah perkara kecil yang bisa menjadi masalah besar.

  • Sering Ingin Dipuji: Jika kamu mengenal seorang ekstrovert, kalian tahu bahwa mereka senang dipuji di depan umum. Karena ia merasa lebih dihargai di depan umum. Dan mungkin sebagian orang berpikir bahwa ia suka “pamer” dalam hal apapun. Tetapi sebenarnya yang mereka rasakan adalah bangga pada diri sendiri. Orang ekstrovert tidak takut dengan penilai sifat buruknya, terkadang ia acuh dengan pola pikir orang yang iri. Yang penting ia mendapatkan pujian, meskipun dinilai buruk oleh temannya.
  • Cepat Bosan: Ekstrovert sering kali menyukai hal baru, tetapi secara tidak jangka panjang. Seringnya, hanya beberapa waktu saja dan cepat berubah ke hal yang baru lainnya. Bagi orang lain mungkin melihat seorang ekstrovert bisa terlihat tidak memiliki jadwal yang teratur, melakukan banyak hal dengan spontan, tetapi alasan itu karena mereka selalu mencari tantangan baru.
  • Menyukai Masalah Baru : Menyukai masalah baru” memang terdengar aneh, tetapi sering terjadi pada kepribadian ekstrovert ini. Mengapa? Karena sebenarnya ekstrovert suka bersuara keras (vocal) dan bangga dengan apapun yang ia lakukan mau itu baik ataupun buruk. Memang “keras kepala”, tetapi disisi lain ekstrovert itu suka masalah untuk menemukan solusi baru. Dan ini membantu ia memecahkan masalah dengan cara yang positif, seperti : saat di awal ia akan melampiaskan masalah mereka kepada orang-orang dengan berbicara lantang, lalu mencoba mulai diskusi mencari solusi dengan orang lain, dan terakhir ia akan memilih / meminta nasihat untuk mengambil keputusan yang tepat. Karena, seorang ekstrovert ketika ia mengatakan apa yang mengganjal di hatinya, akan merasa lebih lega.
  • Berbohong / Melebih-lebihkan Cerita: Semua orang pernah berbohong baik sengaja maupun tidak, seorang ekstrovert memungkinkan lebih banyak melebih-lebihkan masalah sehingga pesan awal yang seharusnya “A” terkadang tidak tersampaikan sebagaimana mestinya menjadi perbedaan penyampaian. Karena kelebihannya yang banyak bicara terkadang egois dan ingin menang sendiri.